Rose Utina's Blog
Sumber Inspirasi dan semangat hidup

Niat berjilbab

Tidak mudah bagi perempuan untuk menetapkan hati dan menyakinkan dirinya memakai jilbab, jilbab bukan sekedar penutup aurat tapi karena semata karena ibadah.

Hari ini seseorang teman bertanya dengan niat ingin mengenakan jilbab, aku berkata  “alhamdulillah, apakah kamu sudah yakin ?”, dan dia hanya menjawab  “saya akan mencoba dengan mulai menggunakan pakaian yang tertutup seperti menggunakan lengan panjang dan baju panjang dan perlahan akan menggunakan jilbab kalau sudah siap”.  Entah mengapa mulai pagi hari sebelum aku tiba di  kantor akupun sudah membahasnya dengan suami ketika kami dalam kendaraan.  Bahasan kami pagi ini bagaimana teman-teman kami yang semula memakai jilbab lalu membuka jilbabnya.

Aku jadi teringat saat sebelum saya menggunakan jilbab, suami menyarankan untuk segera menggunakan jilbab, tapi saat itu yang aku katakan aku belum siap, akhirnya beliau tdk memaksakan,  orang tua pada saat masih hidup belum juga memaksakan, sehingga akhirnya di di tahun 2000 aku meminta izin kepada suami dan memutuskan menggunakan jilbab dengan keyakinan tanpa paksaan dari siapapun juga.  Saat itu suami sangat bersyukur sekali.

Yang pengen aku bahas disini, adalah bagaimana seseorang yang semula telah berniat menggunakan jilbab lalu membuka kembali.  Memang hal itu tidaklah mudah seseorang yang telah memutuskan berjilbab sangat membutuhkan mental, siap lahir dan batin.  Keyakinan itu harus datang dengan sendirinya dalam  hati kita masing-masing tanpa paksaan ataupun karena mengikuti mode.  Banyak kaum wanita masih saja ragu dengan berjilbab sehingga seseorang tanpa keyakinan yang kuat bisa saja berbalik dari berjilbab menjadi tanpa jilbab.

Hal yang perlu digaris bawahi disini bahwa banyak faktor penting kenapa seseorang yang semula berjilbab membuka jilbabnya :

  1. Keyakinan belum kuat (masih labil)
  2. Lingkungan kerja yang tidak memperbolehkan karyawan menggunakan jilbab
  3. Masih belum bisa meninggalkan kebiasaan lama, seperti pergi berhura-hura, dsb.
  4. Keluarga tidak mengizinkan
  5. Hanya mengikuti mode
  6. Kesehatan, biasanya ada beberapa orang kalau kepala tertutup merasakan sakit kepala yang berkepanjangan.

Kalau melihat ke tujuh hal di atas, disini kita mengkaji lagi bawa seseorang yang sudah meniatkan dirinya untuk memakai jilbab, haruslah sudah memahami betul kaidah-kaidah tentang penggunaan jilbab

Perintah memakai jilbab bagi wanita muslimah telah Allah firmankan dalam kitab-Nya yang mulia Al-Qur’an dan hadits rasul-Nya.Kedudukan mengenakan jilbab (busana wanita muslimah) dihukumi wajib sama kedudukannya dengan shalat , puasa, zakat, haji(bagi yang mampu).Dan, jilbab ini bila ditinggalkan (diacuhkan) oleh seorang wanita yang mengaku dirinya memeluk agama islam maka bisa mengakibatkan pelakunya terseret dalam salah satu dosa besar karena kedudukannya yang wajib maka bila ditinggalkan akan mendapatkan adzab, laknat dan murka Allah subhanahuwata’ala.

Maka sepatutnya bagi seorang wanita muslimah setelah mendapati dalil tentang wajibnya mengenakan jilbab mematuhinya dan segera melaksanakan perintah Allah dan Rasul-Nya untuk menghindarkan dirinya dari murka Allah dan tentu saja siksa-Nya yang sangat pedih dineraka bagi hamba-hamba-Nya yang melanggar perintah-Nya.

Nah, kalau sudah yakin dengan kaidah-kaidah di atas dan meyakininya benar-benar, maka kita haruslah mematuhi apa yang sudah ditetapkan oleh Allah dan tidaklah patut bagi kita untuk melanggar laranganNya dan berpaling dari perintahNya sebab akan menyebabkan kita akan tersesat.

Untuk saudaraku yang sesama wanita muslim,  inilah ulasan kecilku mengenai pemakaian jilbab.

7 Tanggapan to “Niat berjilbab”

  1. Alhamdulillah keluarga saya sudah berjilbab, jadi nggak ada masalah. Istri saya sudah pakai waktu masih kuliah, anak saya klas 3 smp sudah pakai rutin. Sedangkan anak saya yang klas 2 SD masih kadang2. Saya terbantu sekali melalui pendidikan semuanya di TK SD SMP dan SMA Islam Terpadu (IT) di Jogja. Jadi pelajaran di sekolah nyambung juga di rumah.

    rosdiana:alhamdulillah mas, kapan2 kalau aku ke jogja pengen kenalan sama keluarga disana

  2. sebenernya saia malu jg mbak sbg seorang muslimah tp gag make jilbab😦

    kadang suatu wktu niat u/ memakai jilbab itu besar..tp perlahan surut…

    gmn yah mbak caranya pnya niat yg kukuh gt??saia mw ketika saia memutuskan berjilbab maka itu u/ seterusnya..

    mbak sarannya ea..

    makasiy🙂

  3. Semoga bisa memberikan inspirasi pada muslimah lainnya untuk segera berjilbab.

    rosdiana:yup

  4. Awal yg bagus….😀

  5. Assalm…
    alhamdulillah na sudah memakai jilbab dari semenjak na masuk pesantren tepatnya kelas 1 aliyah..emang sih gak gampang tuk merubah diri…pasti ada aja cobaan yang datang
    tapi, dengan tekad dan semangat yang kuat..akhirnya samapi saya kerja pun jilbab bukan suatu halangan untuk saya bekerja…
    untuk muslimah yang sejati….jangan pernah takut atau malu untuk melakukan hal yang baik,,,,,karna kita semua pasti akan kembali padaNYA….
    Semangat…!:-)
    salam persahabatan
    Wassalamu’alai

    rosdiana: terima kasih sudah berkunjung di blogku, salam kenal ya semoga kita masih bisa berlanjut di komentar2 yang lain.

  6. hi mba,,
    thanks ya infonya,,
    aku lagi ada niat untuk berjilbab,, sama kaya mba gruunliebe,, niat nya besar,, tapi kadang surut karna halangan kantor yg tdk membolehkan ato karna masih suka hura2,, hehehe,,
    bismillah, doakan aku yaa,,,,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: